Radinka Qiera

Artjog Kids 2024

“Every child is an artist. The problem is how to remain an artist once we grow up” – Pablo Picasso

ARTJOG KIDS, hadir untuk memfasilitasi karya dan aktivitas anak-anak sebagai upaya untuk mencapai tujuan kebersamaan dan kesetaraan yang diusung oleh ARTJOG. Program ini diharapkan dapat menjadi medium perkenalan seni rupa kontemporer bagi anak-anak, sekaligus ruang pembelajaran seni sejak dini. Tapi bagi saya Artjog Kids merupakan pengingat, untuk berpikir kreatif, memancing diskusi, dan berhasil menjadi momen yang selalu ditunggu setiap tahunnya, bukan hanya karena menjadi kesempatan apresiasi para seniman, tapi juga menjadi alasan untuk kembali ke Jogjakarta yang selalu punya tempat spesial di hati.

Semenjak awal berkecimpung di dunia pendidikan saya selalu percaya bahwa pendidikan seni seharusnya menjadi integral dari pembelajaran yang dapat meningkatkan reatifitas, alat untuk mengekspresikan emosi dan membiasakan anak memiliki pemahaman dari perspektif yang penuh perbedaan. Seni, harusnya bisa menjadi alat untuk memudahkan pencapaian pembelajaran atas mata pelajaran apapun.

Sebagai pengunjung setia Artjog sejeak 2019, saya selalu berharap bisa terjadi kolaborasi antara Artjog dengan Sekolah Murid Merdeka. Saat 2022 untuk pertama kali Artjog punya area khusus untuk anak rasanya senang sekali, untuk pertama kalinya saya merasa pameran seni bisa semakin inklusif, dan di saat itu juga rasanya ga sabar mau membawa murid-murid ke sana dan tentunya belajar bersama dari ara seniman-seniman terkemuka, maupun seniman-seniman baru yang karyanya pun tak kalah mencengangkan.

Pada tahun 2024 ini bersamaan dengan tahun ajaran baru dan waktu masuk sekolah, Sekolah Murid Merdeka (SMM) dan Sekolah Cikal bekerja sama dengan Artjog untuk peningkatkan kualitas pembelajaran lewat seni. Bentuk kolaborasinya sangat menyenangkan, dari murid-muris SMM dan Cikal yang melakukan fieldtrip, mengikuti lomba, maupun menjadi pemandu untuk area Artjog Kids. Kami percaya bahwa pemahaman anak-anak terlatih dengan banyak melihat. Kesempatan murid untuk bisa bertemu seniman dan memahami cara berproses dalam pembuatan karya akan menjadi pengalaman maupun core memory yang akan dikenang dan dipraktekan selamanya.

Selain dari kerjasama di atas, SMM dan Sekolah Cikal juga membuat podcast yang aka segera tayang. Isinya tentu saja membahas berbagai aspek dari seni, awal berdirinya artjog, dan yang terpenting adalah pentingnya seni dalam tumbuh kembang anak. Selain itu juga Artjog memberikan penghargaan pada murid-murid yang sudah berpartisipasi mengumpulkan karya-karyanya. Tim kurator ARTJOG bersama Pak Heri Pemad telah memilih tiga karya penerima ARTJOG Kids Award. Ketiganya dipilih berdasarkan kriteria kelompok usia yang berbeda, aspek tema, konsep, imajinasi, narasi, edukasi, dan wawasan yang kuat. 

Penerima ARTJOG Kids Award 2024 adalah sebagai berikut:

  • Kelompok usia 6-8 tahun: Jed Edmar Dallasadrian
  • Kelompok usia 9-11 tahun: Deo Optimo Maximo Fatoni
  • Kelompok usia 12-15 tahun: Tangguh Zhafran Prayogatama

Bangga sekali melihat hasil karya anak-anak ini, bukan hanya karyanya yang secara visual dengan warna-warni yang sulit untuk tidak dihiraukan namun konsep dibaliknya, betapa personal karya-karyanya dan betapa polos pemikiran anak-anak yang membuat semua yang membaca refleksi dan bertekad untuk membuat lingkungan yang lebih baik lagi di masa depan. Senangnya bukan main bisa ikut memberikan penghargaan untuk anak-anak berprestasi ini.

Semoga bisa berkolaborasi di Artjog berikutnya dan semoga semakin banyak acara seni yang inklusif dan bermakna dalam untuk anak-anak Indonesia.


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a comment