Radinka Qiera

Menikah Muda

Diri ini yang suka tantangan,
Diri ini yang suka petualangan,
Diri ini yang suka mengambil resiko berkepanjangan.

Lalu dipinang di usia 25 tahun, dan mengiyakan pemuda penuh ambisi masa depan, yang hidupnya berantakan, mengambil sebagian relung kehidupan, untuk dijalani bersama dan dikembangkan.

Bicara tua muda, bicara usia,
rasanya bukan itu pertimbangan utama, sebelum menikah pacaran 9 tahun lamanya, pertanyaan besar ke diri sendiri lebih “kenapa ga nikah skrg?” Daripada “kenapa harus nikah skrg?” Tapi komponen “pasangannya siapa?” dari dulu tak pernah berganti, rasanya jadi mudah mengambil keputusan.

Bicara pernikahan, bicara kesiapan.
Kesiapan melepas ego, kesiapan bertanggung jawab, kesiapan bangun pagi lihat muka yg sama terus menerus.
Kesiapan memperlihatkan sisi terbaik dan terburuk.

Tapi bicara pernikahan di usia muda, rasanya bicara kesempatan. Kesempatan untuk tumbuh bersama yang lebih besar. Kesempatan berbagi keresahan dan kegelisahan, Kesempatan untuk segera bangun dari kesalahan yang mendalam, Kesempatan mengukir karya yang lebih berdampak. Kesempatan mencetak penerus bersama, yang tak lupa menjalani hidup yg tak mudah ini dengan tetap menyelipkan gelak tawa. Kesempatan menjadi pembelajar sepanjang hayat.

Dari instagram @najelaashihab

Tulisan lama yang di repost 19 Desember 2021

#menulisbersamambaelaa
#cupyts
#cintauntukperempuanyangtidaksempurna
#7hariberceritacupyts


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a comment